260 ASN Dilantik Bupati ‘Perpanjangan Usia Pengabdian Ditentukan Prestasi Kerja'

Rabu, 24 Januari 2018

Selasa, 23 Januari 2018

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH,S.Ip.,M.Si melantik 260 pejabat di lingkungan Pemerintah yang dipimpinnya.

Dia menekankan, bahwa semua pejabat yang dilantik bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan beban jabatan yang diembannya.

Dalam menjalankan tugas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lanjutnya, seringkali terjadi dinamika pekerjaan termasuk untuk usia pengabdian.

“Masa pengabdian seorang ASN itu hanya sampai di usia 58 tahun, sedangkan untuk perpanjangan usia jabatan harus berdasarkan prestasi kerja melalui Baperjakat (Badan Pertimbangan jabatan), hingga usia 60 tahun,” ucap Bupati Bandung usai acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di gedung Moch. Toha Soreang, Senin (22/1/2018).

Dalam menjalankan amanat ucap Bupati, tentu ada kondisi perputaran untuk penyegaran dan dinamisasi organisasi. Bupati berharap dengan adanya pejabat baru, akan terjadi peningkatan performa organisasi masing-masing.

“Adanya penyegaran ini supaya mereka mampu meningkatkan daya saing, sehingga lahir konfigurasi susunan personalia yang mumpuni dengan harapan visi dan misi lebih focus dilaksanakan oleh dinas masing-masing, khususnya terhadap pelaksanaan 5 program prioritas pembangunan Kabupaten Bandung,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menegaskan akan mendorong terwujudnya pembangunan Bandung yang repeh, rapih, kertaraharja, 5 program priotritas, yakni pembanguan bidang sumber daya manusia (SDM), infrasttruktur, ekonomi, pangan dan pembanguanan bidang lingkungan oleh seluruh dinas, yang menurutnya selama ini dilaksanakan secara parsial.

“Semua harus sinergis, jangan parsial karena kewenangan masing-masing bisa dikolaborasikan untuk mendukung 5 program prioritas pembangunan. Salah satunya saya arahkan kepada satuan terkecil yakni pembangunan Bandung Seribu Kampung, termasuk dalam pengelaan Citarum,” ungkap Bupati Bandung.

Menjelaskan secara teknis, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Dr. H. Erick Juriara.M.Si menjelaskan, proses pelantikan yang dilakukan yakni, sebanyak 260 orang melakukan pengambilan sumpah jabatan, terdiri dari, jabatan pimpinan tinggi pratama 15 orang, 6 orang terjadi perpindahan, 9 orang ditetapkan kembali dalam jabatan yang sama.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 pasal 133, bahwa yang telah menduduki jabatan lebih dari 5 tahun dapat diperpanjang kembali dan itu sudah kita lakukan prosesnya melalui evaluasi jabatan,”

Dalam penentuan jabatan tersebut, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan komisi ASN, khusus bagi jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon 2 mulai dari Sekertaris Daerah, Kepala Dinas dan Kepala Badan seluruhnya 15 orang.

“Sedangkan untuk jabatan administrator atau eselon 3 sebanyak 50 orang, jabatan pengawas sebanyak 195 orang jadi total ada 260 orang,” terangnya.

Agenda hari ini, pertama pengisian jabatan karena jabatan yang lama terjadi kekosongan, usia pensiun, pejabat lama mengundurkan diri dalam jabatanya dan ada yg terkena proses peanggaran disiplin PNS, yang dibebaskan dalam jabatannya.

“Dalam rangka meningkatkan akselerasi atau percepatan pelaksanaan program kegiatan, yang mengacu pada Renstra (Rencana Strategis) Bupati Bandung, Perlu kita sampaikan bahwa Renstra 2016 sampai 2021 tinggal beberapa tahun lagi, dan ini harus kita selesaikan di decade kepemimpinan Bupati,” tandas Erick.

Oleh karena itu, lanjutnya kita lakukan evaluasi jabatan terhadap beberapa posisi jabatan tersebut. Kemudian kata Dia, terdapat beberapa program kegiatan yang dengan dilakukan sedang percepatan.

Salah satunya dalam konteks mewujudkan seribu kampung.

“Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama ada di 6 titik diantaranya Sekertariat DPRD, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Keuangan Daerah (BKD), Asisten Administrasi dan Dinas Pemuda dan Olahraga, pungkasnya.

Press Release Kominfo Setda.

BERITA LAINNYA
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) n
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan, proporsi t
Beredar Informasi Hoax tentang Pemberkasan Usulan CPNS Honorer Th 2018-2019 Beredar, BKN: Itu Bu